Berita

Simulasi
Investasi

CIO Commentary: Black Swan Oktober 2023

CIO Commentary: Black Swan Oktober 2023

30 Oktober 2023, BRI Manajemen Investasi - Dalam bulan Oktober 2023, ini terjadi satu kejadian yang merupakan Black Swan event yang sangat mengguncang situasi geopolitik dan sentimen pasar modal global. Kejadian tersebut adalah perang Israel-Hamas yang pecah pada tanggal 8 Oktober 2023. Kekhawatiran akan potensi perang tersebut untuk makin meluas di Timur Tengah mengakibatkan risk-off sentiment dan flight to safety di pasar modal global, yang telah berimbas cukup signifikan terhadap terhadap mata uang rupiah, pasar obligasi, dan pasar saham di Indonesia. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Oktober 2023 pun akhirnya memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 6.00%. Keputusan ini diambil untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian dan tensi geopolitik global akibat perang Israel-Hamas dan juga Ukraina-Rusia yang masih berlangsung.

Dari sisi moneter, kenaikkan BI7DRR tersebut adalah langkah pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi dampak pelemahan rupiah terhadap inflasi barang impor (imported inflation), sehingga inflasi dapat tetap terkendali dalam kisaran 3% ± 1% pada 2023 dan 2.5% ± 1% pada 2024. Pada saat yang bersamaan, BI juga memperkuat implementasi kebijakan makroprudensial longgar melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan menurunkan rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) untuk mendorong kredit dan pembiayaan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dari sisi fiskal, dengan keadaan fiskal yang masih surplus sebesar +0.3% dari GDP per September 2023, pemerintah akan melancarkan beberapa paket stimulus untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi untuk merespons gejolak perekonomian global yang telah kami jelaskan diatas.

Beberapa stimulus pemerintah tersebut adalah seperti berikut: 1) Bantuan beras dan bantuan langsung tunai (BLT) untuk menjaga daya beli dan stabilitas harga serta mengendalikan inflasi. Bantuan beras tambahan akan diberikan kepada 21.3 juta penerima manfaat, yang masing-masing akan menerima 10 kg pada bulan Desember. Mengenai BLT, akan diberikan kepada 18.8 juta penerima manfaat, yang masing-masing akan menerima Rp200 ribu/bulan pada bulan November-Desember, 2) Mengoptimalkan peran UMKM melalui percepatan KUR yang ditargetkan sebesar Rp297 triliun, dan 3) Stimulis sektor perumahan seperti diskon PPN 100% hingga 24 Juni 2025 untuk properti di bawah Rp2 miliar, diikuti diskon 50% setelah 24 Juni 2024.Ketiga kebijakan stimulus ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar menjadi 5.1% pada tahun 2023 dan 5.2% pada tahun 2024.

Dari sisi global, pada tanggal 26 Oktober lalu, European Central Bank (ECB) mempertahankan suku bunga acuan mereka di level 4.5%. Keputusan ini mengakhiri tingkat kenaikan suku bunga mereka yang telah 10 kali naik berturut-turut sejak bulan Juli 2022. Keputusan tersebut akhirnya diambil karena inflasi euro zone telah turun lebih dari separuh dari puncaknya (Lihat Figure 1). The Federal Reserve Bank di Amerika Serikat juga akan mengadakan FOMC meeting pada tanggal 1 November untuk menentukan naik atau tidaknya the Fed rate. Para pelaku pasar menilai bahwa the Fed tidak akan menaikkan suku bunga di bulan November ini berhubung: a)financial tightening telah terjadi seiring imbal hasil UST-10 tahun telah mencapai 5% dan b) Quarterly Personal Consumption Core Price Index tetap dalam tren penurunan pada akhir 3Q23 (Lihat Figure 2).

Capture 22 

Akhir kata, kami berharap ada resolusi perdamaian untuk kedua perang yang sedang terjadi di Rusia dan Timur Tengah ini sehingga tensi geopolitik bisa mereda dan pasar modal global bisa berfungsi kembali dengan normal. 

 

 

Disclaimer:

Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) tanpa pemberitahuan sebelumya. BRI-MI tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

 

30 Oktober 2023
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 BRI-MI All Rights RESERVED|
PT BRI Manajemen Investasi Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan | DISCLAIMER